Selasa, 09 April 2013
Tak Lagi Sederhana
Jika kamu ingin berlari, baiklah. Biarkan aku berjalan di depanmu.
Jika kamu ingin menengadah, baiklah. Mudah bagiku untuk angkuh.
Jika kamu ingin menggebu, baiklah. Aku belajar untuk tidak peduli.
Aku tak lagi memperhatikan matahari yang tenggelam, biarkan aku bersama hiruk pikuknya pikiranku, aku tak lagi menunggu.
Aku akui kamu sedikit tampan, namun tidak seharusnya waktuku lebih banyak lagi yang tersita.
Kini aku yang ingin kamu melompat ketika melihat ada pesan dariku, aku akan lebih sedikit bertanya.
Biar perlahan aku redam sendiri semua pertanyaan, meski akhirnya ia hanya mengendap, bukan terjawab.
Menjadi nocturnal pun untuk apa, jawabanmu selalu abu.
Kamu tak lagi sederhana, biarkan aku mendengkur memecah kesunyian yang tak lagi syahdu.
Aku lelah dengan katamu yang mengalun dengan nada ke tujuh, hitam dan putih saru.
Senja memang tak selamanya jingga, mungkin aku harus belajar menyukai pagi.
Dan jika nanti aku berhenti bertanya, biarkan semuanya tetap abu,
karena aku berhenti peduli.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar